Siaran Radio

“Masa Depan Gemilang Tanpa Penularan HIV-AIDS”

hiv-aids
Hai #SobatRemaja,, gimana kabarnya nih? Semoga dalam keadaan sehat dan penuh kegembiraan. Di kesempatan kali ini bahasannya mengenai Hari AIDS Sedunia (HAS) 2016. Pastinya #SobatRemaja semua sudah tahu apa itu HAS dan sudahkah kamu memaknai HAS dengan semestinya?.
Kita ketahui bahwa Hari AIDS Sedunia adalah momentum untuk memperingati adanya virus HIV/AIDS di dunia yang mana tujuannya adalah menggalakkan lagi bagi masyarakat untuk mencegah HIV/AIDS dan menjaga keluarga, teman, tetangga dan orang terdekat dari virus HIV/AIDS serta untuk mengurangi stigma negatif mengenai Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA). Maka adanya topik siaran ini untuk mengajak kembali masyarakat dan remaja di Indonesia khususnya kota Surabaya dalam memaknai Hari AIDS Sedunia. Karena, selama ini Hari AIDS Sedunia sudah dilaksanakan di Indonesia mulai tahun 1988 akan tetapi esensi dari Hari AIDS itu sendiri belum tertanam di benak masyarakat. Bahkan angka HIV AIDS masih meninggi, dan menjadi penyebab kematian keempat di Indonesia setelah kanker, penyakit jantung koroner dan stroke. Serta stigma negatif mengenai HIV/AIDS pun masih tertanam dalam benak masyarakat. Yang perlu ditekankan disini adalah bagaimana kita menjauhi virus HIV/AIDS dan jangan jauhi orang yang mengidap HIV/AIDS.
Di Indonesia, menurut sumber Kementerian Kesehatan RI pada triwulan kedua 2011, tercatat 6.087 terkena kasus baru HIV. Secara kumulatif kasus AIDS lebih banyak ditemukan pada rentang usia 20-29 tahun (45,5%). Fakta ini menunjukkan, sebanyak 85 persen dari mereka yang terkena AIDS adalah usia produktif. Hal ini juga berimbas pada pembangunan Indonesia. Bayangkan jika banyak saudara kita yang mengidap HIV/AIDS pada usia produktif dan banyak remaja atau masyarakat yang belum mengetahui akan pentingnya kesehatan seksual reproduksi, maka kedepannya Indonesia akan mengalami krisis pembangunan dan masa depan bangsa akan hancur.
Maka momentum Hari AIDS sedunia harus kita jadikan bahan renungan agar kita-kita para generasi muda lebih mawas diri. Sudah seharusnya kita berhati-hati dalam bertindak, supaya tak terjerumus ke arah pergaulan yang salah dan menghancurkan masa depan. Beragam upaya sudah dilakukan, baik itu oleh pemerintah, para aktivis, organisasi dan sebagainya untuk mengurangi dan menanggulangi permasalahan HIV/AIDS ini, tetapi kabarnya masih saja terjadi peningkatan dari tahun ke tahun. Maka dari itu pada hari AIDS sedunia ini kami mengajak Sobat semua untuk turut peduli pada persoalan ini. Agar secara langsung maupun tak langsung kita ikut berperan dalam pembangunan Indonesia yang lebih sehat, lebih kuat dan mempunyai masa depan yang lebih cerah.
Siapapun tidak akan pernah mau terinfeksi virus HIV serta mengidap penyakit AIDS, melalui Hari AIDS ini sebagai kesadaran begitu pentingnya menjaga gaya hidup sehat, keimanan serta hal lainnya yang akan mengakibatkan keburukan bagi diri kita. Dunia telah berkata dengan fakta serta data mengenai HIV/AIDS, waspada serta hati-hati untuk menghindari terjangkitnya oleh penyakit ini.
Dengan memahami Hari AIDS Sedunia, maka ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk memerangi HIV/AIDS dari mulai menjaga diri, mengetahui sarana penularan, mencegah penularan, melakukan tindakan tepat jika tertular, serta memperlakukan pengidap positif HIV dengan cara yang tepat.
Pada tahun 2016 ini tercatat sekitar 37.000 jiwa masyarakat Jawa Timur terdeteksi mengidap HIV/AIDS. Dari jumlah tersebut, Dinas Kesehatan Jawa Timur merincikan penderita HIV mencapai 24.000 jiwa, sementara penderita AIDS sekitar 12.000 jiwa. Berdasarkan data pemerintah Provinsi Jawa Timur, kasus HIV/AIDS terbanyak berada di Surabaya, dengan jumlah penderita mencapai 2.000 jiwa. Selanjutnya kabupaten Malang sekitar 1.000 jiwa dan Kabupaten Jember 750 jiwa. Sementara daerah yang paling sedikit melaporkan kasus HIV/AIDS yakni kabupaten Sampang hanya ada 4 kasus.
Nha perlu diketahui bahwa yang mengidap virus HIV/AIDS tidak hanya pekerja seksual, homoseksual dan transgender. Banyak juga diantara para penderita HIV/AIDS yang hanya menjadi korban, tetapi diharuskan memikul banyak beban. Seperti anak-anak yang tertular dari orangtuanya sewaktu dalam kandungan, ibu-ibu rumah tangga baik-baik yang tertular dari suaminya yang tidak setia, atau pun yang tertular melalui tranfusi darah.
Maka harapan diperingatinya Hari AIDS Sedunia adalah supaya kita sendiri memiliki kesadaran untuk berusaha menghindar dari penyakit yang mematikan ini, dan berupaya menjaga agar keluarga kita, teman, tetangga, dan seluruh saudara sebangsa kita tidak terjangkiti HIV/AIDS. Serta menunjukkan kepedulian kepada para penderita HIV/AIDS. Sebab mereka bagian dari kita juga dan tidak semua penderita adalah pelaku.
So buat #SobatRemaja dimanapun kalian berada,, Momentum Hari AIDS sedunia harus kita jadikan bahan renungan agar kita-kita para generasi muda lebih mawas diri. Jangan hanya jadikan Hari AIDS Sedunia sebagai ceremonial saja tanpa ada follow up untuk memaknai HAS 2016. Sudah seharusnya kita berhati-hati dalam bertindak, supaya tak terjerumus ke arah pergaulan yang salah dan menghancurkan masa depan. Beragam upaya sudah dilakukan, baik itu oleh pemerintah, para aktivis, organisasi dan sebagainya untuk mengurangi dan menanggulangi permasalahan HIV/AIDS ini, tetapi kabarnya masih saja terjadi peningkatan dari tahun ke tahun. Maka dari itu pada hari AIDS sedunia ini kami mengajak Sobat semua untuk turut peduli pada persoalan ini dan bisa memaknai HAS 2016. Agar secara langsung maupun tak langsung kita ikut berperan dalam pembangunan Indonesia yang lebih sehat, lebih kuat dan mempunyai masa depan yang lebih cerah.

Buat Sobat Remaja lainnya, yang mau bertanya, diskusi dan sharing lebih lanjut lagi, bisa langsung saja ke kantor kita di Jl Lesti No 35 Surabaya. Atau bisa menghubungi kita di media sosial kita facebook, twitter, blog kita di SeBAYA PKBI Jatim, atau bisa juga lewat Hotline Konseling kita di 085606060466. Yuk share apapun, kami terbuka buat kalian #SobatRemaja

Ditulis Oleh: Miftakhul Illiyah, Mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Semester VII (Volunteer SeBAYA PKBI JATIM).

Referensi :

Materi siaran 6 Desember 2016, RRI Pro2 Fm

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s