Uncategorized

MENGENALI IMS LEBIH DEKAT

ancaman-ims3

APA SIH IMS ITU???

IMS (Infeksi Menular Seksual) adalah Infeksi yang sebagian besar menular lewat hubungan seksual dengan pasangan yang sudah tertular. Hubungan seks ini termasuk hubungan seks lewat liang senggama(vagina), mulut (oral seks) atau dubur (anal).

Infeksi kelamin pada perempuan tentunya akan berakibat serius pada alat reproduksinya. Hal ini makin serius karena sulit untuk mendeteksi secara dini infeksi kelamin pada perempuan karena alat reproduksinya berada di dalam. Gejala-gejala penyakitnya tidak tampak secara fisik dari luar. Untuk mendeteksi adanya penyakit membutuhkan pemeriksaan dalam organ reproduksi perempuan. Berbeda dengan infeksi kelamin pada laki-laki yang akan mudah diketahui, karena alat reproduksinya berada di luar sehingga akan lebih mudah mendeteksinya secara dini.

Di negara-negara berkembang, IMS dan komplikasi mereka di peringkat lima teratas kategori penyakit yang dewasa mencari perawatan kesehatan. Infeksi dengan IMS dapat menyebabkan gejala akut, infeksi kronis dan konsekuensi tertunda serius seperti infertilitas, kehamilan ektopik, kanker leher rahim dan kematian mendadak bayi dan orang dewasa.

Apakah ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan jika terkena IMS ?

Jika seorang perempuan terkena IMS, perempuan tersebut akan lebih tidak menunjukkan gejala jika dibandingkan dengan laki-laki. Diperkirakan sekitar 80-85% perempuan dengan IMS tidak akan menunjukkan gejala apapun. Gejala keputihan yang sering muncul pada perempuan merupakan hal biasa yang juga dipengaruhi oleh faktor lain (hormon dan lingkungan). Sehingga perempuan cenderung tidak akan mengobati infeksinya karena tidak ada gejala. Hal ini disebabkan karena alat reproduksi perempuan yang cukup luas jika dibandingkan dengan laki-laki. Pada pria alat reproduksi bermuara menjadi satu dengan alat berkemih. Sehingga ketika ada keluha dengan organ seksual otomatis akan menimbulkan keluhan jika berkemih.

Apa hubungan antara HIV dan IMS ?

IMS akan meningkatkan resiko seseorang terkena HIV dari hubungan seksual menjadi 2-10 kali lipatnya. Jika seseorang terkena IMS, maka pada kulit/mukosa permukaan organ reproduksi/seksual nya akan terdapat infeksi. Dalam bahasa ilmiahnya disebut dengan inflamasi atau proses peradangan. Jika terjadi peradangan maka akan banyak sekali sel darah putih yang berkumpul di permukaan. Sel darah putih sendiri sangat disukai oleh virus HIV. HIV akan segera berlekatan dengan sel-sel darah putih, sehingga proses masuknya virus HIV dalam tubuh manusia dipercepat. Itulah mengapa salah satu cara untuk memutuskan penyebaran HIV adalah dengan memutuskan mata rantai penyebaran IMS.

images

Jenis-Jenis IMS

PENYAKIT PERADANGAN

 

PMS yang disebabkan BAKTERI

  • GONORE

Gejala pada laki-laki

  • Gejala timbul pada waktu satu minggu
  • Rassa sakit pada waktu buang air kecil dan ereksi
  • Keluar nanah dari saluran kencing terutama pada pagi hari
  • Sering tidak ada gejala pada stadium dini

Gejala pada perempuan

  • Sering tanpa gejala apapun atau gejalanya sulit dilihat
  • Nyeri di daerah perut bagian bawah, kadang-kadang disertai keputihan dengan bau yang tidak sedap
  • Alat kelamin terasa sakit atau gatal
  • Rasa sakit atau panas kalau kencing dan pendarahan setelah hubungan seksual
  • Walaupun demikian GO sering terjadi tanpa keluhan atau gejala apapun sehingga tidak disadari oleh penderita perempuan

Akibat bila GO terlambat diobati

  • Dapat menimbulkan nyeri perut bagian bawah, ini berarti infeksi sudah menjalar ke saluran telur, sehingga dapat terjadi kehamilan di luar kandungan, bahkan sampai terjadi kemandulan
  • Bila GO masih ada saat melahirkan bayi, infeksi dapat menular pada mata bayi dan apabila terlambat ditangain akan mengalami kebutaan

KLAMIDIA

Infeksi klamidia adalah IMS yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis, yang terutama menyerang leher rahim.

Gejala pada perempuan

  • infeksi ini menimbulkan gejala atau keluhan keputihan, dapat disertai nyeri saat kencing dan pendarahan setelah hubungan seksual. Gejalanya mirip GO tapi biasanya lebih ringan
  • penularan tidak disadari karena kebanyakan wanita tidak merasakan gejalanya
  • pada infeksi kronik dapat terjadi penyebaran ke saluran telur yang menimbulkan nyeri pada perut bagian bawah dan mengakibatkan kemandulan atau kehamilan di luar kandungan
  • bayi baru lahir yang terinfeksi klamidia dari ibunya dapat mengalami kebutaan dan radang paru (pneumonia)
  • masa inkubasinya 7-21 hari

PMS yang disebabkan JAMUR

  • KANDIDIASIS VAGINA

Kandidiasis vagina adalah keputihan yang disebabkan oleh jamur Candida albicans. Pada keadaan normal, spora jamur ini memang terdapat di kulit maupun di lubang kemaluan perempuan. Tetapi pada keadaan tertentu (penyakit kencing manis, kehamilan, pengobatan steroid, antibiotik), jamur ini dapat meluas sedemikian rupa sehingga menimbulkan keputihan.

Penyakit ini tidak tergolong IMS, tapi pasangan seksual dari perempuan yang terinfeksi jamur ini dapat mengeluh gatal dengan gejala bintik-bintik kemerahan di kulit kelamin.

Gejala

  • Keputihan berwarna putih susu, bergumpal, disertai rasa gatal, panas dan kemerahan di kelamin da sekitarnya
  • Masa inkubasi sulit ditemukan
    • Penularan penyakit kandidiasis vagina dapat ditularkan melalui hubungan seks vaginal maupun anal

PMS yang disebakan PARASIT

  • TRIKOMONIASIS

Trikomoniasis adalah IMS yang disebabkan oleh parasit Trichomona vaginalis

Gejala

  • Keputihan yang banyak, kadang-kadang berbusa, berwarna kehijauan dengan bau busuk
  • Gatal pada kemaluan
  • Nyeri saat berhubungan seksual atau saat buang air kecil
  • Masa inkubasi 3-28 hari

PENYAKIT EROSI

 

  1. SIFILIS

Gejala sifilis akan muncul dalam lima tahap apabila tidak diobati

Tahap 1 (Siflis Primer)

  • Terjadi 9-90 hari setelah terinfeksi

Timbul luka yang tidak nyeri di penis, bibir kemaluan atau leher rahim

Tahap 2 (Sifilis Sekunder)

  • Terjadi beberapa bulan setalah tahap pertama
  • Gejala berupa kelainan kulit bercak kemerahan tidak gatal terutama di telapak tangan dan kaki
  • Ada pembesaran kelenjar getah bening di seluruh tubuh
  • Bisa juga berupa kutil di sekitar alat kelamin dan anus

Tahap 3 (Sifilis Laten)

  • Tidak ada keluhan atau gejala, namun infeksi berlanjut menyerang organ-organ lainnya
  • Keadaan ini hanya dapat diketahui lewat pemeriksaan darah khusus sifilis

Tahap 4 (Sifilis Tersier)

  • Timbul 5-30 tahun setelah sifilis sekunder

Terdapat kerusakan alat-alat tubuh penting yang menetap pada otak, pembuluh darah, dan jantung, serabut saraf dan sumsum tulang belakang

Tahap 5 (Sifilis Kongenital)

Pada bayi dan anak-anak dapat menimbulkan kelainan berupa

  • Kelainan bentuk muka
  • Kelainan tulang
  • Kebutaan
  • Ketulian
  • Kelainan bentuk gigi geligi yang khas
  • Kelainan kulit
  • Bayi lahir mati
  1. HERPES

Herpes kelamin merupakan IMS yang disebabkan oleh Virus Herpes Simplex tipe 1 dan 2 yang menimbulkan luka atau lecet pada kelamin.

Gejala

  • tergantung daya tahan tubuh, infeksi HSV sering tanpa gejala. Bila ada, awalnya ada rasa seperti terbakar atau gatal di kelamin diikuti timbulnya bintil-bintil berisi air di atas kulit dengan warna dasar kemerahan. Dalam beberapa hari bintil ini akan pecah, menimbulkan luka lecet terbuka yang sangat nyeri.
  • Pada perempuan biasanya timbul di sekitar kelamin, dinding liang kemaluan dan kadang-kadang di sekitar anus
  • Pada laki-laki biasanya di batan atau di kepala penis, namun dapat juga di sekitar anus
  • Gejala ini hilang jika diobati, namun dapat kambuh kembali pada waktu tertentu
  • Gejala pada serangan pertama biasanya lebih berat dibandingkan gejala pada serangan kambuhan
  • Masa inkubasi biasanya 1-26 hari yang biasanya 6-7 hari
  • Sebelum timbul lecet bisa didahului dengan keluhan berupa :
  • Pegal-pegal pada otot, kadang disertai dengan demam (terutama pada serangan pertama)
  • Pembengkakan kelenjar di lipatan paha
  • Nyeri, kadang gatal, serta kemerahan pada tempat yang terkena

Cara penularan Herpes Kelamin :

Infeksi menular melalui kontak seksual kelamin-kelamin, kelamin-anus, atau kelamin-mulut, karena terjadi kontak langsung dengan bintil atau lecet.

Penularannya dapat pula melalui alat-alat yang tercemar

Penyakit herpes dapat ditularkan wanita hamil pada bayinya saat masih dalam kandungan maupun sewaktu melewati jalan lahir ketika persalinan.

IMS AKIBAT VIRUS

  1. KUTIL KELAMIN

Kutil kelamin atau kandiloma akuminata merupakan salah satu bentuk IMS yang disebabkan oleh Human Papiloma Virus (HPV) yaitu berupa kutil di sekitar alat kelamin, bahkan sampai ke dalam liang kemaluan dan leher rahim.

Gejala

  • Kelainan berupa tonjolan kulit berbentuk jengger ayam yang berwarna seperti kulit, ukurannya bervariasi dari yang sangat kecil sampai yang sangat besar sekali
  • Pada perempuan dapat menegnai kulit di daerah kelamin sampai dubur, selaput lendir bagian dalam, liang kemaluan sampai leher rahim
  • Pada laki-laki mengenai penis dan saluran kencing bagian dalam
  • Pada perempuan hamil, kulit dapat tumbuh sampai besar sekali
  • Kadang-kadang kutil tidak terlihat sehingga tidak disadari

Cara penularan

  • Hubungan seksual denagnseorang yang terinfeksi HPV
  • Dari ibu hamil dengan kutil kelamin kepada bayinya saat persalinan
  • Cara penularan melalui tangan atau jari yang mengandung kutil ke daerah alat kelamin meskipun sangat jarang
  1. KUTU

Kutu muncul di bulu alat kelamin, lain dari kutu yang muncul di rambut kepala

Gejala

  • Seringkali merasa gatal
  • Terkadang muncul luka-luka kecil yang terasa sakit

Penularan penyakit kutu kelmain melalui kontak langsung hubungan seks

Kutu cukup mudah diobati dengan diberikan Lidane atau Permethrin pada daerah yang terinfeksi. Mencukur bulu kemaluan juga akan membantu menghilangkan kutu secepatnya

  1. HIV

Gejala

  • Tidak ditemukan gejala awal 1-6 bulan
  • Semakin merusak sistem kekebalan tubun seingga penyakit lain mudah berkembang, infeksi ini disebut dengan infeksi oportunistik
  • Dengan munculnya penyakit oportunistik yang spesifik orang yang sudah lama terinfeksi dapat didiagnosa dengan AIDS

Siapa Saja yang Beresiko Terkena IMS

Orang yang terlibat dalam  hubungan seks tanpa  pelindung, termasuk:

  1. Pekerja seks: pria dan wanita
  2. Pelanggan PS
  3. Pasangan tetap PS (suami, pacar)
  4. Pasangan seksual dari orang yang terinfeksi IMS, HIV
  5. Pasangan dari pasangan seksual dari orang yang terinfeksi IMS: istri, suami, pacar dari pelanggan dan PS
  6. Pasangan tetap dari orang yang memiliki banyak pasangan
  7. Korban perkosaan dan pelecehan seksual.

Pencegahan :

  1. Melakukan hubungan seks setelah menikah
  2. Lakukan kegiatan positif agar terhindar dari keinginan melakukan hubungan seks sebelum menikah
  3. Cari I nformasi yang benar dan sebanyak mungkin tentang resiko tertular IMS
  4. Pengendalian diri dengan pendidikan agama
  5. Remaja harus berani memolak dengan tegas ketika ada yang mengajak berhubungan seks apapun alasannya
  6. Menahan diri pada saat pacaran, hindari sikap-sikap yang menimbulkan rangsangan seperti menyentuh bagian tubuh yang mudah terangsang

Apakah IMS bisa disembuhkan?

Sebagian besar IMS bisa disembuhkan, namun ada beberapa IMS yan tidak bisa disembuhkan dan menimbulkan gejala berulang. IMS yang tidak bisa disembuhkan bisasanya disebabkan oleh virus, seperti – Herpes Kelamin (Herpes Simpleks) dan – Kutil Kelamin (Human Papiloma Virus). Sedangkan IMS yang bisa disembuhkan antara lain : – Gonoroe (kencing nanah) – Klamidiasis – Sifilis (Raja Singa).

poster-aids

APA SAJA SIH MITOS-MITOS DALAM IMS itu???

IMS dapat dicegah dengan suntik antibiotic secara rutin

Suntikan antibiotic tidak pernah dapat mencegah penularan IMS, tetapi hanya dapat mematikan kuman yang mungkin ditularkan pada waktu melakukan hubungan seks. Dosis antibiotic yang disuntikkan biasnaya hanya cukup untuk menyembuhkan satu jenis IMS. Selain itu penyembuhan dengan antibiotic ada aturan main dan dosis tertentu yang efektif untuk mematikan kuman, sehingga tidak bisa sembarangan

IMS dapat dilihat melalui mata

Gejala IMS terutama pada wanita akan terjadi di dalam vagina sehingga tidak dapt dilihat oleh orang yang terinfeksi maupun oleh pasangannya

IMS dapat dicegah dengan mencuci alat kelamin

Tidak ada sabun atau desinfektan apapun yang dapat mencegah IMS. Pada perempuan mencuci bagian dalam vagina akan mempertinggi resiko terkena keputihan. Karena sabun dapat mengurangi kadar keasaman permukaan vagina yang sebetulnya berfungsi untuk membunuh kuman-kuman yang ada.

Seseorang dapat tertular IMS melalui WC atau kamar mandi

Kuman penyebab IMS hanya aka nada di cairan vagina, air mani, dan terkadang di darah. Kalau salah satu cairan tersebut ada di toilet, kuman tersebut tidak dapat hidup cukup lama dan kemudian akan menular ke orang lain. Yang perlu diingat bahwa seseorang akan tertular IMS jika kuman IMS tersebut masuk ke dalam tubuh. sehingga tidak mungkin terjadi penularan pada kegiatan sehari-hari.

Nah buat Sobat Remaja lainnya, yang mau bertanya, diskusi, dan sharing lebih lanjut lagi, bisa langsung saja menghubungi kita di Facebook/Twitter kita di SeBAYA PKBI Jatim,atau bisa juga lewat Hotline Konseling kita di 085606060466.

Refrensi :

Modul : Pengenalan IMS, HIV/AIDS, UNFPA, 2004

Modul : Mengenali IMS Lebih dekat, SeBAYA PKBI Jatim, 2012

FAQ IMS dan HIV

 

Itas (KIE Media, SeBAYA PKBI Jatim)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s