Uncategorized

Kekerasan? Masih zaman nggak sih?

Hai sobat SeBAYA~

Tahu nggak sih tanggal 2 Oktober kemarin kita ada dua peringatan? Yup, kita kemarin memperingati Hari Batik Nasional dan Hari Anti Kekerasan Internasional.

Nah, kali ini kita bakal bahas soal Hari Anti Kekerasan Internasional yang belum begitu terdengar gaungnya. Adanya hari anti kekerasan ini disepakati oleh Majelis Umum PBB di tahun 2007 sebagai bentuk penyebarluasan pesan anti kekerasan, termasuk lewat pendidikan dan penyadaran publik. Resolusi ini merupakan keinginan ‘untuk menjamin budaya damai, toleransi, pemahaman dan antikekerasan.

Yup, secara kekerasan merupakan pemberitaan sehari-hari. Angkanya setiap tahun terus meningkat. Untuk tahun ini saja, di negara kita, pengaduan kasus kekerasan anak sudah sebanyak 3000 kasus, di mana 58% diantaranya merupakan kekerasan seksual. Belum lagi kasus kekerasan terhadap perempuan yang merupakan kasus terbanyak, yakni mencapai 70%-90% kasus.

Sebenarnya untuk meminimalkan adanya kekerasan ini adalah dengan mengajak kita-kita para remaja lebih aware terhadap diri sendiri dan lingkungan. Nah, untuk bisa aware ini nih, kita harus tahu apa saja bentuk-bentuk dari kekerasan. Berdasarkan bentuknya, kekerasan dapat digolongkan menjadi kekerasan fisik, psikologis, dan struktural.

  1. Kekerasan fisik yaitu kekerasan nyata yang dapat dilihat, dirasakan oleh tubuh. Wujud kekerasan fisik berupa penghilangan kesehatan atau kemampuan normal tubuh, sampai pada penghilangan nyawa seseorang. Contoh penganiayaan, pemukulan, pembunuhan, dan lain-lain.
  2. Kekerasan psikologis yaitu kekerasan yang memiliki sasaran pada rohani atau jiwa sehingga dapat mengurangi bahkan menghilangkan kemampuan normal jiwa. Contoh kebohongan, indoktrinasi, ancaman, bullying, dan tekanan.
  3. Kekerasan struktural yaitu kekerasan yang dilakukan oleh individu atau kelompok dengan menggunakan sistem, hukum, ekonomi, atau tata kebiasaan yang ada di masyarakat.

Selain tahu soal bentuk-bentuk kekerasan, kita bisa juga memahami dampak-dampak pasca kekerasan untuk si korban agar lebih aware. Dampak yang paling sering ditemui pada si korban antara lain seperti:

  1. Rasa takut merupakan perasaan yang paling mendominasi korban. Rasa takut tersebut mengendalikan perilakunya, dan mewarnai segala tindak tanduknya bahkan ketakutan dapat mengganggu kehidupan kesehariannya.
  2. Terisolasi juga merupakan dampak yang diterima korban kekerasan karena rasa takutnya akan membuatnya menjaga jarak dengan orang lain. Isolasi sosialnya juga menyebabkan sangat sedikit memperoleh umpan balik mengenai kondisinya, suatu hal yang sesungguhnya dapat mengubah persepsinya.
  3. Perasaan tidak berdaya. Perempuan korban kekerasan sering berada dalam situasi learned helplessness. Fenomena ini terjadi apabila ia merasa belajar bahwa upaya-upaya mereka untuk mengendalikan, menghindari atau melarikan diri dari situasinya ternyata tidak berhasil.
  4. Harga diri rendah. Akhir dari kekerasan yang berulang adalah rusaknya harga diri. Selain itu masih terdapat banyak dampak lain yang bisa dirasakan oleh korban kekerasan.

Maraknya aksi kekerasan belakangan ini akibat kurang maksimalnya tindakan pencegahan. Pendekatan preventif dinilai perlu dan merupakan tanggung jawab setiap elemen. Dalam menangani aksi kekerasan di masyarakat berbagai pihak juga harus berbagi peran. Langkah pencegahan kekerasan yang paling sering dilakukan ini adalah dengan melakukan dialog dengan pihak bertikai untuk menemukan jalan keluar bersama. Upaya lain yang bisa dilakukan adalah meniru upaya Mahatma Gandhi dengan merawat keyakinan: melawan tanpa kekerasan (ahimsa) dan mengkampanyekannya melalui pendidikan dan penyadaran publik sebagai bentuk upaya preventif oleh setiap elemen masyarakat.

Nah, sobat SeBAYA, yuk ikutan berpartisipasi dalam mengurangi angka kekerasan!

Ditulis oleh Eunike

(Divisi KIE Media)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s